
Nilkaz.com – Kendari – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Konawe, I Made Asmaya S.Pd M.M, menegaskan Barata Color Run 2026 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi gerakan kebersamaan dan kepedulian sosial.
Pernyataan itu disampaikan saat ratusan warga Kota Kendari memadati kawasan Car Free Day (CFD) Kendari dalam gelaran yang diselenggarakan DPC PDI Perjuangan Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Minggu (12/04/2026).

“Barata Color Run ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang kebersamaan dan kepedulian. Kami ingin mendorong masyarakat menjadikan pola hidup sehat sebagai bagian dari keseharian, sekaligus berbagi dengan sesama melalui kegiatan ini,” ujar Asmaya sapaan akrabnya di lokasi acara tersebut.
Menurut Asmaya, konsep lari penuh warna dipilih agar pesan hidup sehat dapat diterima semua kalangan. “Kalau sehat, kita bisa produktif. Kalau peduli, kita bisa kuat bersama. Itu yang ingin kami tanamkan,” tegasnya.
Kegiatan Color Fun Run sejauh 5 kilometer ini menghadirkan pengalaman lari yang berbeda. Start dan finish dipusatkan di area CFD, dengan rute yang telah disiapkan panitia.
Sepanjang lintasan, peserta berlari sambil diselimuti bubuk warna-warni yang menciptakan suasana penuh keceriaan dan kebersamaan.

Tak sekadar olahraga, kegiatan ini juga membawa misi sosial. Sebagian hasil pendaftaran peserta disalurkan untuk pengadaan alat tulis bagi siswa-siswi di Kota Kendari yang membutuhkan.
Asmaya menambahkan, penyaluran bantuan akan dikawal langsung agar tepat sasaran.
Acara ini turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Dr. Ir. Hasto Kristiyanto, M.M. yang menyampaikan pesan kebangsaan di tengah atmosfer penuh energi.
“Berlari mengajarkan kita tentang kemandirian dan ketekunan. Setiap langkah adalah usaha sendiri, dan dari situ lahir mental yang kuat untuk terus maju,” ujarnya.
Selain itu, Turut serta hadir tokoh nasional Ganjar Pranowo yang ikut berbaur di tengah peserta, menambah semangat para pelari dari berbagai kalangan.
Kegiatan ini diikuti berbagai kalangan, mulai dari komunitas lari, pelajar, mahasiswa, hingga keluarga. Kebersamaan tanpa sekat yang terjalin menjadi gambaran nyata semangat inklusivitas yang diusung dalam acara tersebut.

Pernyataan I Made Asmaya sebagai Ketua DPRD Konawe menempatkan Barata Color Run 2026 sebagai kebijakan publik non-formal. Ia memframing olahraga sebagai instrumen konsolidasi sosial dan edukasi hidup sehat.
Dengan menekankan transparansi penyaluran donasi, I Made Asmaya juga mendorong akuntabilitas kegiatan yang melibatkan unsur partai politik.
Kehadiran dua tokoh nasional memperkuat gaung pesan tersebut, namun posisi I Made Asmaya sebagai penggagas narasi utama menunjukkan peran legislatif daerah dalam isu sosial kemasyarakatan.
Laporan: Redaksi.







