Gempa M7,7 NTT Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

oleh -228 Dilihat


Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu dini hari berkaitan dengan aktivitas tektonik pada zona sesar naik di kawasan belakang Busur Flores.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa mekanisme gempa tersebut berasal dari sesar naik Busur Belakang Flores. Zona tektonik ini diketahui memiliki kemampuan menghasilkan gempa dengan kekuatan yang lebih besar.

Menurut BMKG, potensi maksimum gempa pada segmen tersebut diperkirakan dapat mencapai M7,8 hingga M7,9. Gempa yang terjadi pada Sabtu telah mencapai kekuatan M7,7.

Aktivitas seismik di kawasan tersebut bukan merupakan kejadian pertama. BMKG mencatat bahwa pada 1992, wilayah Flores pernah diguncang gempa berkekuatan M7,5 yang menimbulkan kerusakan cukup besar.

Lebih dari tiga dekade kemudian, aktivitas gempa kuat kembali terjadi di kawasan yang sama. Karena itu, BMKG masih melakukan pemantauan terhadap kemungkinan munculnya gempa susulan dan perkembangan aktivitas tektonik setelah gempa utama.

Peringatan Tsunami Berakhir

Sementara itu, peringatan dini tsunami yang sebelumnya dikeluarkan BMKG telah dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB.

Meski status peringatan telah dihentikan, BMKG tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi permukaan laut melalui stasiun-stasiun pengamatan yang tersebar di sejumlah wilayah.

Masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Nilkaz.com — Aktual. Terpercaya. Menginspirasi

Follow Berita Terkini Nilkaz.com di Google News berikut ini: klik

Tentang Penulis: nilkaz.com

https://nilkaz.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *