Masifikasi Gerakan Perempuan Berkemajuan, Nasyiatul Aisyiyah Kendari Gelar Darul Arqam

oleh -334 Dilihat
oleh
Nasyiatul Aisyiyah Kendari bersama PDM Kota Kendari. Foto: Istimewa.

Nilkaz.Com, Kendari — Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Kendari melaksanakan Darul Arqam Nasyiyatul AAisyiyah (DANA I) yang berlangsung di Gedung Lantai III, Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Jumat (15/09/2023).

DANA I Kali ini dengan mengusung tema “Aktualisasi Spirit Al-Insyirah, Wujudkan Masifikasih Gerakan Dakwah Amar Maaruf Nahi Mungkar Untuk Perempuan Muda Berkemajuan”

Peserta kegiatan tersbeut diikuti sejumlah 22 orang yang berasal dari staf UMK dan beberapa dosen UMK, PD IPM Kota kendari, PK dan PC IMM Kota Kendari, yang berlangsung selama tiga hari.

Ketua PD Nasyiatul Aisyiyah Kota Kendari
Fharanita Muhita, S.Pd mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya kegiatan DANA I.

“Jadi dengan harapan setelah kegiatan ini lahir kader-kader yang bertransformasi dari IMM, IPM, bahkan ada yang sudah selesai diakhir kepemimpinannya di IMM, PD IPM, maka mereka harus bertransformasi ke Nasiyatul Aisyiyah,” ucap Fharanita Muhita.

Dia juga menjelaskan kepemimpinan saat ini tidak melalui jenjang pengkaderan, walaupun ada sebagian yang melalui jenjang tersebut. Tetapi, lebih banyak yang tidak melalui jenjang perkaderan formal.

“Nah, imbasnya adalah tidak terlalu loyal sehingga tdk terlalu menjalankan gerakannya. Jadi, gerakan di kepemimpinan kami ini bersifat partisipatif saja, jarang menjadi EO (event organizer) untuk yang seharusnya dilakukan oleh pimpinan daerah sesuai dengan program yang sudah dicanangkan pada saat rapat kerja di awal kepemimpinan,” tuturnya.

Peserta DANA I Nasyiatul Aisyiyah Kendari. Foto: Kariadi

Mereka dibentuk, kata dia, agar sesuai dengan tema yang diusung oleh panitia, yaitu loyal terhadap Perserikatan Nasiyatul Aisiyah dan komitmen serta dipersiapkan untuk menjadi pengurus pimpinan daerah nasiyatul Aisyiyah di Kota Kendari.

Faranita berharap agar peserta yang telah dikader mengikuti follow up sebagai bentuk pendalaman materi dan loyalitas terhadap lembaga.

“Setiap pengkaderan seyogyanya ada follow Up untuk melihat perkembangan kaderisasi dan harapannya untuk peserta mulai dari awal pembukaan sampai akhir bisa mengikuti kegiatan pengkaderan dengan baik. Karena kalau tidak diluruskan niatnya utk mengikuti kegiatan ini, hasilnya juga akan kurang memuaskan,” pungkasnya.

Penulis: Kariadi

Follow Berita Terkini Nilkaz.com di Google News berikut ini: klik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *